Selasa, 12 Desember 2017 

Kabupaten Jayawijaya

Kabupaten Jayawijaya dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969, tentang pembentukan Provinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Provinsi Irian Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1969 Nomor 47, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2907). Berdasarkan pada Undang-undang tersebut, Kabupaten Jayawijaya terletak pada garis meridian 137°12′-141°00′ Bujur Timur, dan 3°2′-5°12′ Lintang Selatan, yang memiliki daratan seluas 52.916 km², merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Irian Barat (pada saat itu) yang wilayahnya tidak bersentuhan dengan bibir pantai.

Kabupaten Jayawijaya terbagi menjadi 12 distrik dengan Wamena sebagai ibukota kabupaten. Wilayahnya sendiri berbatasan dengan Kabupaten Jayapura di sebelah Utara, Kabupaten Mimika di sebelah Selatan, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Painai di sebelah Barat, serta Negara Papua Nugini di sebelah Timur.

Salah satu potensi wisata yang dimiliki wilayah ini adalah Lembah Baliem. Lembah yang luasnya sekitar 45 km2 dengan ketinggian arata-rata 1.500 meter dpl dan berudara sejuk, menjadi andalan kuat pariwisata yang mengangkat Jayawijaya ke tingkat nasional maupu internasional. Di tempat ini pula setiap tahunnya di adakan festival Lembah Baliem yang menyajikan pertunjukan perang-perangan antar suku.